Food Story

Mencicipi Kuliner Purbalingga yang Tak Terhingga Lezatnya

Purbalingga sang Kota Perwira memang terkenal dengan wisata alamnya yang beragam. Nah, bagi Anda yang lapar setelah berkunjung ke wisata alam di Purbalingga atau hanya sekedar sedang berada di Purbalingga, tak ada salahnya untuk mencoba beberapa kuliner di bawah ini. Dijamin lezat dan tak bikin kantong tekor, kok.

 

Gule Melung Bu Hadi

sumber gambar: beritagar.id

Bagi Anda penggemar olahan daging kambing, wajib untuk mencoba gulai yang sudah terkenal ke pelosok Purbalingga ini. Warung gulai yang didirikan oleh Ibu Mariyanti atau dikenal juga dengan nama Bu Hadi, telah berdiri sejak tahun 2007 silam.

Berbeda dengan gulai di tempat lain, Gulai Melung Bu Hadi ini mempunyai cita rasa yang khas, dengan daging empuk yang disajikan terpisah dengan kuah yang kaya akan rempah di dalamnya.

 

Nasi Goreng Flamboyan

sumber gambar: menuasik.com

Warung Nasi Goreng Flamboyan ini terkenal dengan julukan “Porsi kuli, harga kaki lima, rasa bintang lima.” Didirkan pada tahun 1987, warung ini sudah melegenda dan terkenal di Purbalingga itu sendiri.

Di warung ini Anda bisa menikmati berbagai varian menu, namun tentu saja yang paling favorit adalah Nasi Goreng Flamboyan yang punya bumbu khusus yang akan bisa menggoyang lidah siapapun yang menyantapnya. Ditambah dengan porsi yang besar, dijamin Anda akan puas makan di sini.

 

Soto So

sumber gambar: birohumas.jatengprov.go.id

So dalam bahasa Jawa sendiri berarti daun mlinjo. Nah, Soto So ini memang menggunakan daun mlinjo sebagai sajian uniknya. Daun mlinjo yang masih muda direbus dengan kuah soto akan memberikan suatu rasa dan aroma khas yang tak bisa Anda temukan di manapun.

Isi dari satu porsi Soto So itu sendiri adalah ketupat, kerupuk, kecambah, soun, muncang dan tentu saja, daging ayam atau sapi sesuai pilihan Anda. Wah, soto yang unik, bukan?

 

Sate Yani

sumber gambar: Twitter@pbgupdate

Setiap daerah di Pulau Jawa memiliki warung sate dengan ciri khasnya masing-masing, begitu juga di Purbalingga dengan Sate Yani. Walaupun berlokasi jauh dari pusat kota, namun kelezatan sate ini selalu berhasil membuat orang-orang pergi ke sini.

Sate Yani sendiri selalu menggunakan kambing muda yang berumur kurang dari 3 bulan, lalu diolah dengan bumbu khusus dan disajikan dengan hot plate.

 

Es Duren Pak Kasdi

sumber gambar: visitcentraljava.com

Berdiri sejak tahun 1969 silam, Es Duren Pak Kasdi memang sudah melegenda, apalagi bagi pecinta durian. Berlokasi tepat di depan Tugu Bancar, membuat tempat ini tak sulit untuk ditemukan sehingga selalu ramai dengan pembeli.

Anda akan menemukan mangku penuh dengan daging durian yang sangat harum dan tentu saja lezat, ditambah dengan gula jawa yang memberikan rasa manis tambahan yang enak. Ada juga santan di dalamnya sehingga menambah rasa gurih dan segar, serta topping kental manis yang siap menyempurnakan rasa es durian ini.